Tentang Saya

Foto Saya
Status dosen tetap di jurusan Analis Kesehatan Poltekkes kemenkes Banjarmasin, melalui blog ini saya ingin berbagi pada teman-teman yang menyukai perkembangan bidang kesehatan, terutama tentang manajemen kesehatan dan Laboratorium Kesehatan. Blog ini menyajikan berbagai materi perkuliahan, artikel, hasil penelitian bidang laboratorium kesehatan. Selain itu saya juga dosen pada PSKM Unlam, Akademi Kebidanan dan Akademi Keperawatan di Banjarmasin, Banjarbaru & Martapura. Buku yang telah telah diterbitkan oleh EGC Penerbit Buku-Buku Kedokteran Jakarta tahun 2009 berjudul Parasitologi Untuk Keperawatan. Buku lainnya yang telah disusun dan belum diterbitkan diantaranya buku Helmintologi Medik dan Protozoologi Medik untuk Analis Kesehatan.

Minggu, 22 Agustus 2010

Rhizopoda Non Patogen

Posted by Muhamad Muslim : Modul Protozoologi.2.2.08.10

Entamoeba coli
Entamoeba coli merupakan parasit usus besar, frekuensi 10 – 30% di dunia. Lingkaran hidup sama E.histolytica, hanya saja untuk Entamoeba coli tidak terdapat ekstra Intestinal.
Morfologi berbentuk tropozoit dan kista. Bentuk tropozoit berukuran 20 – 40 µm, Ektoplasma dan endoplasma tidak memiliki batas yang jelas, pseudopodia agak membulat, gerakannya lambat dan tidak bertujuan. dalam Endoplasma ; didapatkan adanya bakteri-bakteri, khromatin body, sel-sel tumbuh-tumbuhan, eritrosit tidak ada. Nukleus (inti) ; letak kariosome eksentrik, perifer khromatin kasar (membran inti kasar), dan terdapat halo. Bentuk kista berukuran 10 – 33 µm, berbentuk bulat, dinding jelas refraktil dan berlapis dua. Inti antara 1 – 8 dengan kariosom eksentrik. Inklusi hanya merupakan batang kromodial yang ramping rudimenter. Bentuk kista pada stadium dewasa (matur) terdapat 8 inti. Diagnosa laboratorium ; sama seperti Entamoeba histolytica.

Entamoeba gingivalis
Entamoeba gingivalis hanya mempunyai bentuk stadium tropozoit saja. Bentuk tropozoit berukuran 5 – 35 µm dan rata-rata 15 µm, Ektoplasma kelihatan jelas dan jernih, dalam Endoplsma terdapat : leukosit, kadang-kadang eritrosit banyak. Nukleus (inti) didapatkan adanya halo yang mengelilingi inti. Pseudopodia biasanya tumpul dan jernih, sering dibentuk dengan mendadak. Keaktifan sedang, kadang-kadang progresif.
Siklus hidupnya mempunyai habitat pada rongga mulut, dan sering ditemukan pada gigi berlubang dan kantong gingiva. Sifat yang paling khas yaitu adanya banyak vakuole makanan di dalam sitoplsma dan juga benda-benda yang mudah dipulas, berupa sisa-sisa inti dari sel yang telah rusak. Amoeba ini di temukan dalam jumlah 10% pada orang-orang dengan mulut yang sehat, sampai 95% pada orang-orang dengan gigi yang rusak dan gusi yang sakit.

Endolimax nana
Endolimax nana merupakan parasit komensal usus didunia berkisar 10 – 20%, kecil, gerak lambat, inti khas dan kista berinti empat dan bentuknya tidak teratur. Endolimax nana mempunyai ukuran 6–12 µm dan rata-rata 8 µm, Endoplasma bergranula, nukleus tidak dapat dibedakan, yang menentukan diagnosa adalah bentuknya yang kecil dan pseudopodianya kecil seperti knop. Endolimax nana mempunyai bentuk tropozoit dan kista.
Bentuk tropozoit berukuran 6 – 12 µm (rata-rata 8 µm), pergerakan lamban,  Ektoplasma sedikit / tidak jelas kelihatan, pseudopodia tumpul, sebagian besar granula. Endoplasma mempunyai sitoplasma granuler dengan partikel makanan, bakteri, kristal, sel tumbuh-tumbuhan sering dalam vacuole, dan tidak makan sel darah merah. Inti umumnya tidak tampak / tidak begitu jelas.
Bentuk kista mempunyai ukuran 5 – 14 µm, berbentuk oval, dengan dinding kista tipis, glikogen dan batang kromidial tidak ada. Nukleus berbentuk lonjong, disebut inti endolimax, jumlah 4 buah (pada salah satu kutub), kariosom berbentuk tidak teratur, dan antara kariosom dengan nukleus membrana terdapat benang-benang. Diagnosa laboratorium ; sama seperti pemeriksaan Entamoeba histolytica.

Iodamoeba butschlii
Iodamoeba butschlii frekuensi kasusnya sebanyak ± 8% pada manusia, berinti khas, kista tidak teratur dan benda glikogen yang besar dalam kista berinti 1. Iodomoeba butschlii mempunyai pseudopodia tumpul dan dikeluarkan sekonyong-konyong, mempunyai 3 bentuk stadium, yakni : bentuk tropozoit, prekista, dan kista.
Bentuk tropozoit berukuran 6 – 20 µm (rata-rata 10 µm), ektoplasma sedikit/hampir tidak terlihat, pergerakan agak aktif dengan pseudopodia tumpul dan jernih, endoplsma mempunyai sitoplasma granuler dengan partikel makanan, bakteri, kristal, sel tumbuh-tumbuhan, sering dalam vakuole. Dan tidak makan sel darah merah. Inti berbentuk khas dan bulat, kariosom berbentuk bulat dan letaknya di tengah-tengah, hampir memenuhi inti, antara kariosom dan inti terdapat benang-benang dan terdapat halo.
Bentuk kista berukuran 5 – 18 µm, dengan bentuk ireguler. Glikogen vakuole berbatas tegas dan jelas, serta batang kromidial tidak ada. Jumlah inti hanya 1, kecuali kista yang akan pecah terdapat 2 inti. Diagnosa laboratorium ; sama seperti pemeriksaan E.histolytica

Dientamoeba fragilisadalah amuba usus kecil yang hanya ditemukan dalam bentuk tropozoit, terdapat dua inti. Hanya dapat dikenal pada tinja segar yang cair atau lembek. Bentuknya bulat pada saat tidak bergerak, bergerak cepat dengan pseudopodium yang multipel dan berbentuk seperti daun, kadang ada yang mengandung rbc. Pada beberapa orang sebagai penyebab diare sedang yang terus menerus, tetapi tidak berdampak buruk. Dientamoeba fragilis mempunyai ukuran 6–18 µm dan rata-rata 12 µm. Ektoplasma jernih, nukleus kelihatan tidak begitu jelas. sukar dibedakan dengan Entamoeba histolytica, kecuali dengan pewarnaan Iron Hematoksilin.  
Dientamoeba fragilismempunyai sifat-sifat sebagai berikut : 1) Hidup di dalam usus, sampai sekarang belum diketahui mengenai patogenitasnya. 2) Bentuk tropozoit mempunyai 1 atau 2 inti. 3) Tidak mempunyai bentuk kista atau tidak membentuk kista. 4) Bentuk stadium tropozoit merupakan bentuk stadium menular yang infektif. Satu-satunya tuan rumah adalah manusia. 5) Bentuk tropozoit berukuran 9 – 12 µm dan rata-rata 5-15 µm.

Endoplasma kelihatan lebih jelas, dan pseudopodia seperti daun dan jernih.Endoplasma mempunyai sitoplasma granuler dengan partikel makanan, bakteri. Terdapat kristal, sel tumbuh-tumbuhan, sering dalam vacuole, dan tidak makan sel darah merah. Tropozoit dewasa berinti 2, kumpulan bercak-bercak. Diagnosa laboratorium. ; sama seperti pemeriksaan Entamoeba histolytica.

Tidak ada komentar: